Mengungkap Asal-usul Lukisan Walisongo, Benarkah Mirip Wajah Aslinya?

358

Baldatuna.com –  Di Nusantara khususnya masyarakat Jawa, nama Wali Sanga atau Walisongo sangat masyhur sehingga hampir semua mengetahuinya. Merupakan sebutan untuk 9 tokoh yang termasyhur sebagai penyebar agama Islam di Jawa. Nama kesembilan wali tersebut pun sangat populer di kalangan masyarakat Jawa.

Masing-masing dari sembilan wali tersebut memiliki kelebihan. Oleh karenanya, kharisma mereka tidak pernah terlupakan di kalangan masyarakat. Cerita-cerita kearifan, keteladanan, ajaran, maupun kesaktian Walisongo benar-benar membuat catatan sejarah tersendiri yang tak pernah terlupakan.

Kesembilan wali ini juga memiliki peninggalan bersejarah yang terawat dengan baik sampai sekarang. Khususnya makam Walisongo yang senantiasa padat dikunjungi para peziarah dari berbagai pelosok negeri setiap harinya. Sehingga menjadi bukti nyata yang dapat dilihat oleh mata bahwa Walisongo adalah “fakta sejarah”.

Gambar-gambar atau lukisan Walisongo banyak terpampang di rumah-rumah warga masyarakat Indonesia. Bahkan gambar tersebut masyhur dan dipajang hingga Negeri Yaman. Lalu dari mana asal-usul lukisan Walisongo tersebut? Siapa yang pertamakali membuatnya? Berikut penelusuran singkatnya.

Menurut sejarawan Universitas Gadjah Mada (UGM), Bahaudin, Gambar Walisongo adalah hasil dari imajinatif. Bahudin mengaku belum mengetahui dari mana gerangan asal muasal potret Walisongo yang sudah populer di masyarakat.

“Terus terang saya tidak tahu asal gambaran Walisongo tersebut. Itu juga misterius, karena tidak diketahui siapa orang pertama yang membuat lukisan itu,” kata Bahaudin seperti dilansir di situs detik.com.

Sudah jamak diketahui oleh generasi kini, gambaran Walisongo berbentuk lukisan dan berwarna. Bila melihat gaya lukisan seperti itu, maka agak sulit membayangkan itu dibuat pada masa lampau saat Walisongo masih hidup. “Kalau melihat hasil dan gaya lukisannya yang sudah berwarna, itu belum lama (bikinnya), mungkin tahun ‘70an atau ‘80an,” kata Bahaudin mengomentari gambaran Walisongo.

Lukisan Sunan Kalijogo karya Joko

Namun ada cerita tersendiri di balik gambar Sunan Kalijaga. Dua orang bermimpi didatangi Sunan Kalijaga, Suhadi dan R. Akhmad Mulyadi, juru kunci makam dan masjid Sunan Kalijaga. Lalu dibuatlah lukisannya oleh Joko, mahasiswa Akademi Seni Rupa Yogyakarta, berdasarkan mimpi dua juru kunci makam tersebut. Selang beberapa saat kemudian sang pelukis meninggal dunia karena kecelakaan.

Foto lukisan Sunan Kalijaga ini diabadikan oleh Wasif Yafhisam dan ditampilkan dalam majalah Selecta, No. 780 30 Agustus 1978. Berarti umur lukisan Sunan Kalijaga karya Joko tersebut tahun 1978 atau jauh sebelumnya.

Dishare dari Tulisan: Syaroni As-Samfuriy via Pustakamuhibbin.club




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *